Sabtu, 11 Agustus 2018

Fashbir shabran jamiila

Al-Maarij ayat 5.
Baru aja dibahas, dan menyadari ada yang perlu ditambahkan. Fashbir shabran jamiila. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

Sabar aja nggak cukup ya ternyata. Allah katakan, “Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.” Sabar yang baik, bukan sabar aja.

Gimana sih sabar yang baik itu?
Bukan sabar yang umum ya sepertinya, yang kitanya nahan emosi, atau yang kitanya nahan rasa nggak terima. Sabar yang baik mungkin sabar dengan penuh ikhlas tanpa nggerundel sama sekali. Sabar sepenuhnya dengan ketetapan yang Allah tetapkan untuk kita. Mau pahit, asam, atau pedas kejadiannya, kitanya yakin itu yang terbaik untuk kita. Ada hikmah yang Allah siapkan untuk kita.

Karena yakin ini, respon pertama kali kitanya udah bisa ucap alhamdulillah.
Alhamdulillah alaa kulli hal. Segala puji bagi Allah dalam setiap keadaan.
Sabar yang baik langsung dibarengi dengan khusnudzan sama Allah. Dan dibarengi dengan ingat sama Allah. Ingat bahwa andai kata kebaikan yang menghampiri kita, bisa jadi itu adalah bentuk ujian. Yang mana jika kita bersabar dan bersyukur, Insyaa Allah balasannya akan lebih indah nanti.

Jadi, baik atau buruk kejadiannya, tetap harus sabar. Kalau baik gak terlalu senang sehingga nggak menimbulkan iri dengki saudara lain yang nggak dapet kebaikan seperti yang kita dapet. Kalau buruk nggak terlalu sedih karena yakin ada kebaikan di balik yang kita anggap buruk itu, karena terbatas ilmu, kita yang belum faham apa kebaikannya.
Wallahu a’lam bishshawaab.
Semoga Allah bantu kita untuk mengamalkan ayat ini. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar